Tidak Ada Namanya Hak Asasi Manusia
Saya ini tidak paham HAM atau Hak Asasi Manusia. Hak asasi kita sebagai manusia apa? Hak asasi kita yang mana? Benarkah kita ini punya hak asasi?
Yang saya mengerti, kita ini seharusnya benar-benar menyadari dan fokus berpikir pada menjalankan kewajiban asasi ketimbang (merasa memiliki dan menuntut) hak asasi.
Lupakan saja itu Hari HAM (Hak Asasi Manusia). Tidak ada itu yang namanya hak asasi manusia. Yang ada itu sebenarnya kewajiban asasi manusia. Hari-hari kita semestinya kita isi dengan kewajiban asasi manusia. Urusan kita ini, wajibnya ya menjalankan atau mengamalkan kewajiban asasi manusia. Mengenai urusan hak asasi manusia serahpasrahkan saja kepada Allah Subhaanahu wa Ta'aalaa.
Rabu, 10 Desember 2025
Tidak Ada Namanya Hak Asasi Manusia
Rabu, 02 Juli 2025
Ode dan Do’a untuk Bapak Kami Tercinta
Mokh.
Ngisom Musurur
ODE DAN DO’A UNTUK BAPAK KAMI TERCINTA
Bapak kami yang tercinta, apa kabar engkau di alam barzakh sana?
Semoga engkau baik-baik saja tanpa menanggung beban beratnya dera
Di atas tanah ini, ingin kurangkaikan puisi untukmu serupa ode dan do'a
dengan tinta cinta dan kasih sayang yang begitu menenteramkan
Dan, kuungkapkan pula syukurku atas taqdir menjadi anak
dari darah dagingmu
Bapak, selalu kusimpan kagum dan banggaku akan hebatnya perjuanganmu
akan sosokmu yang berbingkai keimanan dan ketaqwaan dikenanganku
akan siapakah jiwa kuat yang tangguh dalam ragamu
akan semangatmu yang tak kenal lelah dan keteguhanmu yang tak
mau menyerah
aku kagum dan bangga dengan segala luka yang kau panggul tanpa
mengeluh
Bapak, engkau seperti matahari yang selalu menjadikan gelap itu
terang dan memberikan terang pada gelap
Pesanmu tak terucap melalui suara melainkan teladan nyata, kerja
dan menderita
Meskipun cintamu tersamarkan oleh cinta Ibu, tapi cintamu utuh
kurasakan
Kasih sayangmu tak mau dilihat, tapi ia tampak jelas dari apa
yang kau perbuat
Bapak kami tercinta, sungguh engkau pahlawan sejati bagi
keluarga kita yang bersahaja
Meskipun kau dan aku terpisah jarak dan waktu, namun dirimu tak
pernah jauh dariku
Telah kau tempa aku dengan kepercayaan dan tanggung jawab yang kau
pasrahkan
Terima kasih atas iman taqwa dan akhlaq mulia yang kau hunjamkan
Terima kasih atas adab dan ilmu pengetahuan yang engkau tanamkan
Terima kasih atas pendidikan dan api perjuangan yang engkau
wariskan
Ma’afkan anakmu Bapak, yang karena jauh di
tanah rantau melanjutkan perjuangan yang dulu engkau tanam di pundakku
aku tak bisa mendampingimu di senja
usiamu dan di kala terhuyung ragamu
tak sempat aku merawatmu di saat jiwamu
lara dan sakit di tubuhmu merajam
tak dapat dengan kehangatan merengkuh lemah tubuhmu di ujung hayatmu
Namun, aku yakin engkau paham dan dengan
senyum ikhlasmu engkau mema'afkan luput, salah dan dosa yang kusandang
Saat kudengar kabar duka atas
kepergianmu di tanah rantau waktu itu, sungguh tubuhku terguncang
Sedihku begitu mendalam dan aku merasa
sangat kehilangan
dan dalam gelisah yang menderu kutancapkan puring peneduh
di dekat nisanmu
Lalu, kulantunkan dzikir dan kualirkan do’a-do’a untukmu di atas pusaramu
Bapak, wasiat dan petuah bijakmu aku tanam dalam sukmaku dan
kuamalkan
Aku janji menjadi pribadi pencerah dan melanjutkan cita-cita dan
sejarah yang kau pahat
Bapak, aku yakin
kepulanghanmu ke rahmatullah membawa cukup bekal untuk kehidupan kekal
Benih
kebaikan yang kau semai dan tanam menjadi akar yang kuat bagi kehidupan
selanjutnya
Akan senantiasa aku persembahkan butir-butir dzikir bila aku terkoyak rindu
Aku akan selalu menemuimu melalui lantunan munajat dan do’a-do’a
di nadiku
In syaa Allah, kehidupanmu bertaburan barakah dan kepulanganmu
husnul khotimah
Semoga di alam barzakh sana engkau tenang, damai
dan senantiasa dalam dekapan kasih sayang-Nya
Aku yakin Allah Subhaanahu wa Ta’aalaa menerima amal-amal sholih, amal ibadahmu, diberikan
kelapangan jalan menuju keharibaan-Nya, berlimpah ampunan, berbuncah kasih sayang,
dianugerahi pahala kebaikan dari-Nya dan dimuliakan di sisi-Nya
In
syaa Allah, dengan Rahman Rahim
dan ridho-Nya, kelak kita dipertemukan dan dipersatukan kembali bersama
keluarga, sejahtera dan bahagia di surga-Nya.
Kediri, 1 Juli 2025
Jumat, 27 Juni 2025
Kenapa Tahun Baru Islam Dimulai dari 1 Muharram?
Kenapa Tahun Baru Islam Dimulai dari 1 Muharram?
Minggu, 14 Juli 2024
Keutamaan Puasa Tasu'a dan ‘Asyura
Keutamaan Puasa Tasu'a dan ‘Asyura
Apa saja keutamaan puasa ‘Asyura? Puasa ‘Asyura ini dilakukan pada hari kesepuluh dari bulan Muharram dan lebih baik jika ditambahkan pada hari kesembilan maupun hari kesebelasnya.
Berikut beberapa keutamaan puasa ‘Asyura yang semestinya kita tahu sehingga semangat melakukan puasa tersebut.
1- Puasa di bulan Muharram adalah sebaik-baik puasa.
Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ
“Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah – Muharram. Sementara shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam.” (HR. Muslim, No. 1163).
Muharram disebut syahrullah yaitu bulan Allah, itu menunjukkan kemuliaan bulan tersebut. Ath Thibiy mengatakan bahwa yang dimaksud dengan puasa di syahrullah yaitu puasa ‘Asyura. Sedangkan Al Qori mengatakan bahwa hadits di atas yang dimaksudkan adalah seluruh bulan Muharram. Lihat Tuhfatul Ahwadzi, 2: 532. Imam Nawawi rahimahullah berkata bahwa bulan Muharram adalah bulan yang paling afdhol untuk berpuasa. Lihat Syarh Shahih Muslim, 8: 50.
Hadits di atas menunjukkan keutamaan puasa di bulan Muharram secara umum, termasuk di dalamnya adalah puasa ‘Asyura.
2- Puasa ‘Asyura menghapuskan dosa setahun yang lalu.
Dari Abu Qotadah Al Anshoriy, berkata,
وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَرَفَةَ فَقَالَ « يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ ». قَالَ وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَاشُورَاءَ فَقَالَ « يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ
“Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ditanya mengenai keutamaan puasa ‘Arafah? Beliau menjawab, ”Puasa ‘Arafah akan menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” Beliau juga ditanya mengenai keistimewaan puasa ’Asyura? Beliau menjawab, ”Puasa ’Asyura akan menghapus dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim, No. 1162).
Kata Imam Nawawi rahimahullah, yang dimaksudkan pengampunan dosa di sini adalah dosa kecil sebagaimana beliau menerangkan masalah pengampunan dosa ini dalam pembahasan wudhu. Namun diharapkan dosa besar pun bisa diperingan dengan amalan tersebut. Jika tidak, amalan tersebut bisa meninggikan derajat seseorang. Lihat Syarh Shahih Muslim, 8: 46.
Adapun Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berpendapat secara mutlak setiap dosa bisa terhapus dengan amalan seperti puasa ‘Asyura. Lihat Majmu’ Al Fatawa karya Ibnu Taimiyah, 7: 487-501.
3- Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam punya keinginan berpuasa pada hari kesembilan (tasu’a).
Ibnu Abbas radhiyallahu ’anhuma berkata bahwa ketika Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam melakukan puasa hari ’Asyura dan memerintahkan kaum muslimin untuk melakukannya, pada saat itu ada yang berkata,
يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّهُ يَوْمٌ تُعَظِّمُهُ الْيَهُودُ وَالنَّصَارَى.
“Wahai Rasulullah, hari ini adalah hari yang diagungkan oleh Yahudi dan Nashrani.” Lantas beliau mengatakan,
فَإِذَا كَانَ الْعَامُ الْمُقْبِلُ – إِنْ شَاءَ اللَّهُ – صُمْنَا الْيَوْمَ التَّاسِعَ
“Apabila tiba tahun depan –insya Allah (jika Allah menghendaki)– kita akan berpuasa pula pada hari kesembilan.” Ibnu Abbas mengatakan,
فَلَمْ يَأْتِ الْعَامُ الْمُقْبِلُ حَتَّى تُوُفِّىَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم-.
“Belum sampai tahun depan, Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam sudah keburu meninggal dunia.” (HR. Muslim, No. 1134).
Kenapa sebaiknya menambahkan dengan hari kesembilan untuk berpuasa? Kata Imam Nawawi rahimahullah, para ulama berkata bahwa maksudnya adalah untuk menyelisihi orang Yahudi yang cuma berpuasa tanggal 10 Muharram saja. Itulah yang ditunjukkan dalam hadits di atas. Lihat Syarh Shahih Muslim, 8: 14.
Tahun ini (1446 H/2024 M), tanggal 9 dan 10 Muharram jatuh pada hari Senin dan Selasa (15 dan 16 Juli 2024). Puasa Tasu’a bisa dilaksanakan pada tanggal 15 Juli (9 Muharram) sedangkan puasa ‘Asyura pada tanggal 16 Juli (10 Muharram).
Fokuslah pada puasa ‘Asyura (10 Muharram) meskipun mungkin tidak berpuasa pada 9 Muharram. Karena keutamaan puasa Asyura yang luar biasa, yakni antara lain bisa menghapus dosa-dosa kita setahun yang telah berlalu.
Lebih afdhal, jika berpuasa dengan menambah hari, 9 dan 10 Muharram. Dengan keutamaan untuk menyelisihi ahli kitab atau kaum al-maghduub dan adh-dhoolliin.
Jikalau ada udzur syar’i atau berhalangan puasa 9 Muharram, bisa diganti 10 dan 11 Muharram. Hal ini juga untuk menyelisihi ahli kitab atau kaum al-maghduub dan adh-dhoolliin.
Ulama Hanafiyah dan Syafi'iyah berpendapat sunnahnya berpuasa tanggal 11 bagi yang tidak sempat berpuasa tanggal sembilannya karena tujuannya sama, agar puasa 'Asyura tersebut tidak menyerupai puasa orang Yahudi.
Tapi lebih baik lagi apabila bisa berpuasa 3 hari sekaligus 9, 10, dan 11 Muharram. Tujuannya agar puasa kita tidak menyerupai puasa ahli kitab atau kaum al-maghduub dan adh-dhoolliin dan in syaa Allah juga bisa meraih pahala puasa tiga hari setiap bulan.
Semoga kita dimampukan oleh Allah Subhanahu wa Ta'aalaa dan sanggup menjalaninya.
Wallaahu a’lam bish-showaab.
Referensi:
Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, Yahya bin Syarf An Nawawi, terbitan Dar Ibnu Hazm.
Majmu’ Al Fatawa, Abul ‘Abbas Ahmad bin Abdul Halim (Ibnu Taimiyah), terbitan Darul Wafa dan Dar Ibni Hazm.
Tuhfatul Ahwadzi bi Syarh Jaami’ At Tirmidzi, Al Hafizh Abu ‘Ulaa Muhammad ‘Abdurrahman bin ‘Abdurrahim Al Mubarakfuri, terbitan Darus Salam.
Minggu, 07 April 2024
📚 #ngaBukuRead hari ke-27 Ramadhan 2024 M
BUKU SYAMAIL MUHAMMAD (UMMUL QURA)
Salah satu bukti kecintaan kita kepada Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam serta cara mengimplementasikan syahadat “wa ash-hadu anna Muhammadar Rasulullah” yaitu dengan mempelajari segala aspek yang berkaitan dengan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.
Buku Syamail Muhammad ini merupakan salah satu cara mengenal pribadi agung Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Menghimpun 56 bab yang menggambarkan pribadi dan fisik Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam secara terperinci. Semoga menjadikan kita semakin mengenal dan mencintai Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.
Kamis, 25 Januari 2024
Puisi: Asa dan Keyakinan
Di bumi yang kupijak
ada langkah yang kujejak
Di langit yang kutatap
ada harapan yang kutitip
Ketika ikhtiar menemui kendala
ada Allah yang memegang kendali
Dan, taqdir-Nya tak pernah terlambat
semua terjadi pada saat yang tepat
Bahwa amin yang didasari iman
akan menjelma imun dan rasa aman


%20=%20Kamis,%2027%20Juli%202023%2010%20Muharam%201445%20H.%20(Asyura)%20=%20Jumat,%2028%20Juli%202023.png)
.png)